Kenali Modus Penipuan dari Link Phising yang Bisa Bobol Rekening

Sebarkan artikel ini

Semakin berkembangnya teknologi maka, tidak menutup kemungkinan modus-modus penipuan juga akan semakin berkembang. Salah satu modus penipuan yang akhir-akhir ini marak ditemukan adalah pengiriman link phising di perangkat pribadi melalui aplikasi chat.

Ingin tahu apa itu arti link phising, modus, serta cara agar data-data pribadi tetap aman? Simak pembahasannya di artikel ini.

Apa itu Phising?

Tentang Arti Phising
Tentang Arti Phising

Phising atau istilah resminya adalah phishing merupakan bentuk kejahatan siber yang bertujuan untuk mendapatkan data pribadi korbannya dengan cara mengelabui para korban. Cara pelaku mengelabui korban adalah dengan mengirimkan tautan atau hal lain agar korban mau mengisi informasi yang diminta.

Informasi yang diminta dalam tindakan phising ini merupakan informasi pribadi yang tidak seharusnya diberikan kepada siapapun. Misalnya saja nomor KTP, informasi login berupa username dan password/nomor PIN, nomor kartu rekening bank, dan masih banyak lagi.

Baca juga : Lebih Mudah! Kini Bisa Transfer Tunai Tanpa Rekening

Berbagai Modus Penipuan Melalui Link Phising

Karena kurangnya ketelitian, para korban biasa mudah diperdaya oleh pelaku phising. Sudah banyak modus pengiriman link phising yang terjadi akhir-akhir ini. Salah satunya yang paling banyak memakan korban hingga rekening habis tak bersisa adalah pengiriman aplikasi ilegal.

Contoh Modus Phising yang Dikirimkan ke Whatsapp
Contoh Modus Phising yang Dikirimkan ke Whatsapp

Orang yang tidak teliti akan langsung mengunduh dan memasang aplikasi tidak dikenal tersebut di perangkat pribadinya. Akibatnya perangkat tersebut bisa diakses oleh pelaku dan data-data pribadi pun dapat diambil. Tentunya termasuk juga data yang ada di aplikasi mobile banking yang terhubung dengan rekening nasabah.

Mesin ATM bahkan tidak luput dari tindakan pembobolan dan phising. Hal ini karena tempat kartu di mesin ATM bisa saja dipasang alat tertentu yang bisa merekam chip magnetik di kartu ATM.

Phising sendiri merupakan jenis kejahatan yang ternyata punya banyak jenis yang harus bisa Anda sadari. Berikut sedikit deskripsi tentang jenis-jenis phising:

Jenis-Jenis Phising yang Bisa Terjadi

1. Scam Phising

Jenis phising yang dilakukan untuk mendapatkan data pribadi seseorang dengan mengirimkan link atau file yang sudah dimodifikasi atau mengandung malware/virus. Itulah awal mula mereka bisa mengakses data pribadi targetnya. Link atau file biasa dikirimkan ke perangkat pribadi dan akan masuk ke media sosial seperti whatsapp dan aplikasi SMS bawaan.

2. Blind Phising

Jenis phising ini dilakukan dengan mengirimkan email secara massal ke banyak orang. Ketika ada yang tidak teliti dan mengakses tautan di email, maka dapat diambillah data mereka.

3. Spear Phising

Jenis phising ini biasa ditujukan untuk kelompok tertentu karena adanya kepentingan. Misal untuk kepentingan politik, ekonomi dan lainnya. Tujuannya tentu untuk mengakses informasi rahasia yang bisa mereka ambil untuk keuntungan mereka sendiri ataupun orang dibalik pelaku phising.

4. Clone Phising

Jenis clone ini salah satu yang paling bisa mengelabui target. Hal ini karena para pelaku akan membuat website tiruan dan kemudian mengirimkannya pada target. Ketika target tidak teliti dengan alamat web yang akan diketik hingga berlanjut memasukkan informasi yang diminta, maka pelaku sudah bisa mendapatkan apa yang mereka mau (data dan informasi pribadi).

5. Whaling

Jenis phising yang sama halnya dengan spare karena menargetkan kalangan eksklusif tertentu. Tujuannya bisa beragam termasuk salah satunya adalah mengacaukan suasana internal di sebuah instansi atau perusahaan.

6. Vishing

Ketika Anda mendapatkan telepon dari orang tidak dikenal dan meminta untuk mengirimkan uang ke rekeningnya maka itu merupakan contoh dari vishing. Vishing adalah jenis dari phising yang menggunakan suara pelaku yang bisa saja telah disamarkan untuk mengelabui targetnya.

Mereka selalu menggunakan topik yang membuat target panik atau bahkan merasa terlalu senang. Entah itu karena anak/kerabat kecelakaan hingga mendapat hadiah undian. Mereka selalu berupaya agar korban tidak bisa berpikir jernih. Belum lagi penekanan yang mereka lakukan selama berlangsungnya aktivitas telepon agar target segera melakukan transfer.

7. Pharming

Jenis ini sudah melibatkan akses teknologi yang lebih canggih karena memanfaatkan DNS spoofing. Pembobolan sistem dilakukan oleh para pelaku dengan mengarahkan hasil pencarian ke alamat IP palsu.

8. Smishing

Jenis phising yang dikirimkan melalui aplikasi SMS di perangkat target. Pesan yang dikirimkan biasanya akan mendorong penerima untuk melakukan instruksi yang ada di pesan.

9 Phising di Media Sosial

Tidak hanya berbasis website atau aplikasi, media sosial pun tidak luput jadi lokasi phising. Contohnya saja adanya pemberitahuan tentang penanda foto. Ketika diklik, maka data penting dari seseorang bisa terambil.

Baca juga : Malas ke Bank Untuk Transfer? Ini Dia Transfer Tanpa Pergi ke Bank yang Harus Anda Tahu

Ini Cara agar Rekening Anda Tetap Aman

Maraknya modus phising utamanya hingga merugikan nasabah yang memiliki rekening bank membuat harus ada kehati-hatian sendiri untuk mengamankan data pribadi. Jangan pernah asal klik link atau aplikasi apapun di Whatsapp ataupun media sosial lain. Begitu pula saat menerima email ataupun SMS.

Lebih lanjut lagi jangan pernah panik dan mau percaya dengan orang yang menelpon pertama kali dengan nomor yang tidak dikenali. Lebih baik jika langsung dimatikan dan aktifkan fitur block.
Kekhawatiran dalam transfer uang ke berbagai rekening bank bisa teratasi salah satunya dengan melakukan transfer di mitra Fastpay. Dengan transfer di mitra Fastpay, Anda tidak hanya menghemat waktu karena harus antri di mesin ATM tetapi juga terhindar dari modus phising yang bisa terjadi di mesin ATM.

Transfer uang di Fastpay bisa kirim ke berbagai bank di seluruh Indonesia. Mulai dari bank nasional hingga bank daerah. Transaksinya pun aman karena diawasi oleh OJK dan dijamin oleh Bank Indonesia.

Baca juga : (Ebook) Nomor Rekening Bank Fastpay

Jika belum ada mitra Fastpay di dekat rumah Anda, maka Anda bisa unduh aplikasinya di Google Play Store. Lakukan berbagai transaksi pembayaran digital dengan mudah, cepat, aman, dan transparan bersama Fastpay.

Fastpay bisa jadi ladang bisnis Anda dari rumah. Bisnis Fastpay adalah model bisnis yang sangat mudah untuk dimulai. Modal yang dikeluarkan tidak terlalu besar tetapi produk yang ditawarkan sudah serba digital dan beragam pula. Dapatkan komisi setiap transaksinya dan atur keuntungan tiap produk yang Anda berhasil jual ke pelanggan.

Daftarkan diri Anda di sini dan jangan sia-siakan waktu lagi!

Tentang Fastpay Bukan Bisnis PPOB Biasa

Fastpay adalah platform untuk bisnis Layanan Keuangan Digital dan Bisnis PPOB Terlengkap dan Terbaik di Indonesia. 7 layanan bisnis utama di Fastpay sangat menguntungkan, yaitu layanan pembayaran, pembelian tiket transportasi, pulsa dan data, layanan transfer bank, pengiriman barang, top up 8 jenis e money, voucher game online, dengan keuntungan yang besar, tanpa resiko resiko dan model kecil.

Mengapa berbisnis PPOB Fastpay?

Bisnis PPOB Fastpay merupakan solusi bisnis bagi masyarakat Indonesia yang ingin mempunyai usaha pembayaran PPOB; bisnis pulsa murah; bisnis tiket travel pesawat, kereta api, kapal PELNI; bisnis top up Gopay, OVO, DANA, LinkAja, SpeedCash, dll; bisnis ekspedisi; bisnis voucher game murah dan lengkap; bisnis transfer uang, dll.

– Sistem bisnis PPOB yang mudah dijalankan sebagai bisnis utama atau bisnis sampingan.
– Komisi dan bonus yang menguntungkan dari bisnis PPOB, bisnis pulsa bisnis tiket travel, bisnis voucher game, bisnis ekspedisi, dll.
– Tidak ada kewajiban atau target transaksi, semakin banyak transaksi pelanggan semakin besar pendapatan bonus yang diterima.

Nita Novita Sari