Operasi Katarak BPJS, Berikut Alur dan Syaratnya — Katarak merupakan salah satu penyakit yang seringkali terjadi pada lansia. Katarak sendiri merupakan penyakit yang umum terjadi di Indonesia dengan 150 ribu kasus setiap tahunnya. Jika Anda tidak menangani Katarak dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kebutaan sehingga dokter biasanya menyarankan tindakan operasi.
BPJS Kesehatan dapat menanggung operasi katarak. Lalu bagaimana alur dan syarat yang perlu Anda ikuti untuk menjalani operasi katarak dengan BPJS? Berikut informasinya di bawah ini.
Daftar Isi
ToggleSyarat Operasi Katarak dengan BPJS
1.Kartu BPJS Aktif
Pastikan anda rutin membayar BPJS paling lambat pada tanggal 10 setiap bulannya. Anda dapat membayarnya di loket Fastpay untuk mempermudah proses pembayaran BPJS anda. Anda cukup mendatangi agen Fastpay terdekat dari lokasi Anda, lalu mengikuti langkah yang agen jelaskan agar Anda dapat menyelesaikan pembayaran tagihan BPJS dengan lebih mudah.
2. Tidak ada Tunggakan Iuran
Pastikan juga anda tidak memiliki tunggakan iuran BPJS. Jika anda masih memiliki tunggakan BPJS, anda dapat melunasi tunggakan tersebut sambil membayar iuran BPJS.
3. Mendapat rujukan dari FKTP
Jika dokter di FKTP menilai katarak Anda memerlukan penanganan lanjutan, mereka akan merujuk Anda ke rumah sakit yang melayani operasi katarak.
Alur Operasi Katarak BPJS
Dikutip Ciputra SMG Eye Clinic, secara umum terdapat 3 tahapan operasi katarak dengan BPJS.
1. Kunjungi Rujukan Rumah Sakit atau Klinik Mata
FKTP akan merujuk anda ke rumah sakit atau klinik mata yang menyediakan dan menerima operasi katarak. Sebelum menjalani operasi, Anda perlu menyiapkan beberapa berkas pendukung berikut:
- Surat rujukan dari FKTP
- Kartu BPJS dan fotokopi
- Fotokopi KTP
- Fotokopi KK
dan lain sebagainya
2. Pemeriksaan di Rumah Sakit Rujukan
Di rumah sakit rujukan, dokter mata akan memeriksa kondisi katarak Anda lebih lanjut dan menentukan apakah tindakan operasi diperlukan sesuai indikasi medis. Jika sesuai, anda hanya menunggu jadwal operasi katarak saja.
3. Pelaksanaan Operasi Katarak
Anda bisa mendatangi rumah sakit atau klinik rujukan yang FKTP jadwalkan sesuai waktu pemeriksaan Anda.
—
Peluang Bisnis Fastpay Modal Kecil Menguntungkan
Fastpay adalah platform untuk bisnis Layanan Keuangan Digital dan Bisnis PPOB Terlengkap dan Terbaik di Indonesia. Bisnis tiket di Fastpay sangat menguntungkan. Kamu bisa melayani pembayaran tagihan bulanan terlengkap, menjual tiket pesawat, kereta api, kapal PELNI dan bus AKAP dengan keuntungan yang besar. Tidak ada resiko dan hanya modal kecil saja untuk bisnis PPOB Fastpay. Menjadi Agen Fastpay atau Mitra Fastpay akan menaikkan level kamu menjadi entrepreneur digital.
Mengapa berbisnis PPOB Fastpay?
Bisnis PPOB Fastpay merupakan solusi bisnis bagi masyarakat Indonesia yang ingin mempunyai usaha pembayaran PPOB terlengkap; bisnis pulsa murah; bisnis tiket travel pesawat, kereta api, bus AKAP, kapal PELNI; bisnis top up Gopay, OVO, DANA, LinkAja, SpeedCash, dll; bisnis ekspedisi; bisnis voucher game murah dan lengkap; layanan transfer uang, dll.
- Kamu dapat menjalankan sistem bisnis PPOB ini dengan mudah, baik sebagai bisnis utama maupun usaha sampingan.
- Masyarakat Indonesia terus membutuhkan produk dan layanan dari Fastpay untuk membayar tagihan, membeli pulsa dan internet, memesan tiket perjalanan, hingga mengirim barang. Agen Fastpay melayani semua kebutuhan tersebut dalam satu tempat.
- Komisi dan bonus yang menguntungkan dari bisnis PPOB, bisnis pulsa bisnis tiket travel, bisnis voucher game, bisnis ekspedisi, dll.
- Bisa transaksi dan transfer uang menggunakan EDC Fastpay.
- Tidak ada kewajiban atau target transaksi, semakin banyak transaksi pelanggan semakin besar pendapatan bonus yang diterima.
FAQ
BPJS Kesehatan dapat menanggung operasi Katarak selama pasien mengikuti prosedur layanan yang berlaku. BPJS menanggung tindakan operasi katarak jika dokter menyatakan kondisi tersebut sudah mengganggu penglihatan dan membutuhkan penanganan medis.
Pasien harus memiliki status kepesertaan BPJS aktif dan mengikuti alur pemeriksaan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas atau klinik. Pasien juga perlu membawa kartu BPJS, KTP, dan dokumen pendukung pemeriksaan sebelumnya.
BPJS Kesehatan dapat menanggung operasi Katarak selama pasien mengikuti prosedur layanan yang berlaku.
BPJS Kesehatan menanggung biaya operasi sesuai standar pelayanan yang berlaku. Namun, biaya tambahan bisa muncul jika pasien memilih layanan di luar fasilitas standar, seperti naik kelas ruang perawatan atau memilih jenis lensa tertentu yang tidak termasuk dalam tanggungan.
Semua peserta tetap mendapatkan tindakan operasi katarak sesuai standar medis yang sama. Perbedaan kelas hanya memengaruhi fasilitas ruang perawatan selama masa rawat inap, bukan kualitas tindakan operasinya.



