Perbedaan PLN Pascabayar, Prabayar/Token, dan Non-Taglis. Pemilik Konter dan Agen Wajib Paham!

af903206-56ad-46a5-95c3-259365933f45-Gemini_Generated_Image_n00wl3n00wl3n00w Perbedaan PLN Pascabayar, Prabayar/Token, dan Non-Taglis. Pemilik Konter dan Agen Wajib Paham!

Pelanggan yang datang ke konter tidak selalu membutuhkan pulsa dan paket data. Ada juga yang ingin membayar tagihan listrik bulanan, membeli token, atau membayar biaya penyambungan listrik. Karena itu, pemilik konter yang ingin mengembangkan usaha perlu mengenal berbagai jenis transaksi PLN.

Sekilas, layanan PLN Pascabayar, Prabayar atau token listrik, dan Non-Taglis memang terlihat serupa. Padahal, ketiganya memiliki fungsi dan proses transaksi yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, Anda bisa membantu pelanggan memilih layanan yang tepat sekaligus memperluas pilihan transaksi di konter.

Lantas, apa perbedaan ketiga layanan tersebut? Simak penjelasan berikut sebelum menambahkan layanan pembayaran listrik ke usaha Anda.

Apa Itu PLN Pascabayar, Prabayar, dan Non-Taglis?

Sebelum membandingkan ketiganya, mari pahami pengertian setiap layanan PLN yang dapat Anda temui saat menjalankan usaha pembayaran digital.

1. PLN Pascabayar

PLN Pascabayar merupakan layanan listrik dengan sistem pembayaran setelah pelanggan menggunakan listrik. Pelanggan menerima tagihan berdasarkan pemakaian listrik dalam periode tertentu, dan harus membayar tagihan tersebut sebelum batas waktu.

Sebagai contoh, pelanggan menggunakan listrik sepanjang bulan Oktober. Setelah tagihan tersedia, pelanggan dapat datang ke konter Anda untuk membayar tagihan tersebut.

Bagi pemilik konter, layanan ini memberikan kesempatan untuk melayani pelanggan yang membutuhkan pembayaran tagihan rutin. Anda cukup memproses transaksi menggunakan layanan pembayaran PLN yang tersedia pada aplikasi keagenan.

Perhatikan hal-hal berikut saat melayani transaksi PLN Pascabayar lewat Fastpay:

  • Masuk ke aplikasi Fastpay dan klik menu ‘PLN’
  • Pilih tab menu ‘Pascabayar’, masukkan ID PLN pelanggan dan klik ‘Lanjutkan’
  • Akan muncul info terkait tagihan listrik. Selain itu, jangan lupa periksa nama pelanggan dan nominal tagihan sebelum pembayaran.
  • Pastikan pelanggan sudah menyetujui total pembayaran, termasuk biaya administrasi yang berlaku.
  • Klik ‘Bayar Sekarang’
  • Setelah pembayaran berhasil, akan muncul Struk yang bisa Anda cetak atau share ke pelanggan

Dengan proses yang tepat, Anda dapat membantu pelanggan membayar tagihan tanpa harus mencari loket lain.

2. PLN Prabayar/Token

Berbeda dengan Pascabayar, PLN Prabayar menggunakan sistem pembelian listrik di awal. Masyarakat lebih mengenalnya sebagai listrik token atau pulsa listrik.

Pelanggan membeli token sesuai kebutuhan, kemudian memasukkan kode token ke meteran listrik prabayar. Meteran menambah saldo energi listrik dalam satuan kilowatt-hour (kWh) setelah pelanggan memasukkan token yang valid.

Misalnya, seorang pelanggan ingin membeli token listrik Rp50.000. Anda dapat memproses pembelian sesuai nominal yang tersedia pada aplikasi, lalu memberikan kode token kepada pelanggan setelah transaksi berhasil.

Perhatikan beberapa hal berikut saat menjual token listrik:

  • Masuk ke aplikasi Fastpay dan klik menu ‘PLN’.
  • Pilih tab menu ‘Token/Prabayar’, masukkan ID pelanggan
  • Pilih nominal pembelian dan klik ‘Lanjutkan’
  • Periksa informasi pelanggan yang muncul untuk memastikan data sudah benar.
  • Pastikan pelanggan menyetujui total pembayaran, termasuk biaya administrasi.
  • Klik ‘Bayar Sekarang’ untuk menyelesaikan transaksi.
  • Setelah pembayaran berhasil, struk transaksi dan kode token listrik akan muncul. Sampaikan kode token kepada pelanggan dan simpan bukti transaksi.

Nominal pembayaran pelanggan tidak selalu sebanding dengan jumlah kWh yang pelanggan dapatkan.Tarif listrik, pajak penerangan jalan, dan biaya administrasi yang berlaku turut menentukan jumlah kWh yang pelanggan dapatkan.


Pemilik konter bisa menawarkan penjualan pulsa token sebagai layanan tambahan kepada pelanggan.

3. PLN Non-Taglis

PLN Non-Taglis merupakan singkatan dari Non-Tagihan Listrik. Layanan ini mencakup pembayaran transaksi tertentu selain tagihan listrik bulanan dan pembelian token prabayar.

Contohnya meliputi:

  • Penyambungan baru: pembayaran terkait proses pemasangan sambungan listrik baru.
  • Tambah atau ubah daya: pembayaran untuk proses perubahan kapasitas daya sesuai permohonan pelanggan.
  • Penyambungan sementara: pembayaran untuk kebutuhan sambungan listrik sementara sesuai ketentuan.
  • Transaksi layanan PLN lainnya: jenis pembayaran tertentu sesuai layanan yang tersedia dan ketentuan PLN.

Berbeda dengan Pascabayar dan token listrik, transaksi Non-Taglis biasanya berkaitan dengan permohonan layanan atau proses administrasi tertentu.

Pelanggan umumnya perlu memperoleh nomor registrasi atau informasi pembayaran dari proses pengajuan layanan terlebih dahulu. Setelah itu, mereka dapat melakukan pembayaran melalui kanal yang mendukung transaksi tersebut.

Sebagai agen pulsa, konter, atau agen pembayaran digital, Anda perlu memastikan nomor registrasi dan detail transaksi sesuai sebelum memproses pembayaran.

Tabel Perbedaan PLN Pascabayar, Token, dan Non-Taglis


Berikut ringkasan yang menjelaskan perbedaan ketiga layanan PLN tersebut secara lebih sederhana.

AspekPLN PascabayarPLN Prabayar/TokenPLN Non-Taglis
FungsiMembayar listrik yang sudah digunakanMembeli energi listrik sebelum digunakanMembayar layanan PLN di luar tagihan rutin dan pembelian token
Waktu pembayaranSetelah pemakaianSebelum pemakaianSesuai proses dan ketentuan layanan
Data transaksiID pelangganID pelanggan atau nomor meterNomor registrasi atau data pembayaran sesuai layanan
Contoh transaksiBayar tagihan listrik bulananBeli token Rp20.000Pembayaran penyambungan baru atau tambah daya
Kebutuhan pelangganMelunasi tagihan rutinMengisi ulang energi listrikMenyelesaikan pembayaran layanan PLN tertentu

Dari tabel tersebut, terlihat bahwa ketiganya memiliki fungsi yang berbeda. So, pemilik konter & agen wajib paham ya!

Mengapa Pemilik Konter Perlu Memahami Ketiga Layanan PLN?

Setelah memahami perbedaannya, Anda dapat melihat peluang untuk memperluas layanan konter. Selama ini, mungkin pelanggan hanya mengenal konter Anda sebagai tempat membeli pulsa, paket data, atau tempat servis handphone.

Padahal, kebutuhan transaksi digital masyarakat cukup beragam. Dengan menyediakan layanan yang sesuai, Anda bisa memberikan alasan tambahan bagi pelanggan untuk datang ke konter.

Berikut beberapa manfaat yang dapat Anda pertimbangkan.

1. Menambah Pilihan Layanan untuk Pelanggan

Pelanggan memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang ingin membeli pulsa, mengisi kuota internet, membayar listrik bulanan, atau membeli token listrik.

Jika Anda menyediakan beberapa layanan dalam satu tempat, pelanggan bisa menyelesaikan lebih banyak kebutuhan tanpa harus berpindah tempat.

2. Memanfaatkan Peluang Transaksi Berulang

Pulsa, paket data, token listrik, dan tagihan bulanan merupakan kebutuhan yang dapat muncul berulang kali. Kondisi ini membuka peluang bagi pemilik konter untuk membangun hubungan dengan pelanggan melalui layanan yang konsisten.

Namun, frekuensi transaksi setiap pelanggan tentu berbeda. Karena itu, amati kebutuhan masyarakat sekitar dan sesuaikan layanan yang Anda sediakan.

3. Mengembangkan Usaha Tanpa Harus Mengganti Usaha Utama

Anda tidak harus meninggalkan usaha konter untuk mulai menyediakan layanan digital. Layanan pembayaran dan pembelian produk digital dapat menjadi tambahan bagi bisnis yang sudah berjalan.

Misalnya, konter dapat melayani pulsa, paket data, sekaligus menawarkan layanan PLN kepada pelanggan yang sama.

Dengan begitu, Anda bisa menguji peluang bisnis secara bertahap tanpa harus langsung membuka tempat usaha baru.

Cara Menambah Layanan PLN dan Pulsa di Konter dengan Fastpay

Jika ingin memperluas layanan konter, Anda bisa mempertimbangkan aplikasi keagenan digital seperti Fastpay.

Fastpay menyediakan beragam layanan transaksi dalam satu aplikasi, termasuk pembayaran tagihan PLN pascabayar, pembelian token, dan PLN Non-Taglis.

Melalui satu aplikasi, Anda dapat mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan di sekitar konter.

Berikut langkah yang bisa Anda lakukan untuk memulainya:

  1. Kenali kebutuhan pelanggan. Amati layanan yang paling sering pelanggan tanyakan, seperti pulsa, paket data, token listrik, atau pembayaran tagihan bulanan.
  2. Download aplikasi Fastpay di Google Play Store, setelah itu lanjut daftar & aktivasi. Gunakan kode GASAJA agar mendapatkan harga aktivasi di bawah 100ribu.
  3. Pelajari layanan yang tersedia. Periksa menu transaksi, ketentuan pembayaran, serta biaya yang berlaku pada aplikasi keagenan.
  4. Siapkan modal transaksi. Sesuaikan saldo awal dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan transaksi yang Anda sediakan.
  5. Mulai tawarkan layanan. Beri tahu pelanggan bahwa konter Anda juga melayani transaksi digital yang tersedia.
  6. Catat pemasukan dan pengeluaran. Pantau modal, biaya transaksi, pendapatan, serta keuntungan agar Anda dapat mengevaluasi perkembangan usaha secara berkala.

Jika Anda ingin mengenal layanan pembayaran listrik lebih lanjut, baca juga panduan lengkap menjadi agen pembayaran listrik.

Anda juga bisa mempelajari cara menyediakan layanan pembayaran listrik di konter untuk memahami langkah awal menambahkan layanan PLN.

FAQ Seputar Agen Pulsa, Token Listrik, dan Non-Taglis

Apa perbedaan PLN Pascabayar dan Prabayar?

PLN Pascabayar memungkinkan pelanggan membayar tagihan setelah menggunakan listrik, sedangkan PLN Prabayar mengharuskan pelanggan membeli token sebelum menggunakan listrik.

Apakah token listrik sama dengan pulsa HP?

Tidak. Pulsa HP mendukung layanan telekomunikasi, sedangkan token listrik menyediakan kode untuk menambah energi pada meteran prabayar. Meteran menghitung energi listrik dalam satuan kWh, bukan saldo pulsa telepon.

Apa yang dimaksud dengan PLN Non-Taglis?

PLN Non-Taglis adalah layanan pembayaran di luar tagihan rutin dan pembelian token. Contoh: pembayaran terkait penyambungan baru atau perubahan daya sesuai layanan yang tersedia.

Apakah konter bisa melayani pembayaran PLN?

Iya, konter dapat melayani pembayaran PLN dengan menggunakan aplikasi yang menyediakan fitur PLN. Anda bisa menggunakan Fastpay untuk melengkapi layanan di konter. Oleh karena itu, periksa jenis layanan, biaya, dan ketentuan transaksi sebelum mulai melayani pelanggan.

Apakah pemilik konter bisa menjual pulsa, kuota, dan token listrik sekaligus?

Iya, bisa. Dengan menggabungkan penjualan pulsa, paket data, dan token listrik, pemilik konter dapat menawarkan lebih banyak pilihan transaksi kepada pelanggan. Karena alasan tersebut, agen dapat melayani transaksi-transaksi tersebut jika aplikasi keagenan yang digunakan menyediakan layanan terkait.

Kesimpulan

Memahami perbedaan PLN Pascabayar, Prabayar/Token atau token listrik, dan Non-Taglis membantu pemilik konter mengenali kebutuhan transaksi pelanggan dengan lebih baik.

PLN Pascabayar memungkinkan pelanggan membayar tagihan listrik setelah pemakaian, sebaliknya, PLN Prabayar/Token mengharuskan pelanggan membeli token listrik sebelum digunakan. Nah, sedangkan Non-Taglis fokus untuk melayani pembayaran PLN di luar tagihan rutin dan token.

Bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha sebagai agen listrik, pahami perbedaan seluruh layanan PLN. Sesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan, kelola saldo transaksi dengan cermat, dan pilih aplikasi keagenan yang mendukung kebutuhan usaha Anda.

Sebarkan artikel ini