Maksimalkan keuntungan keagenan saat Ramadhan bukan sekadar wacana, tapi strategi yang harus disiapkan jauh hari sebelum bulan puasa tiba. Ramadhan adalah momen dengan perputaran uang yang sangat tinggi: THR cair, kebutuhan rumah tangga meningkat, pembayaran zakat dan donasi melonjak, hingga lonjakan transaksi digital di berbagai sektor. Jika Anda menjalankan bisnis keagenan (PPOB, ekspedisi, tiket, mini ATM, dll), ini adalah musim panen yang tidak boleh disia-siakan.
Banyak agen gagal maksimalkan keuntungan keagenan karena hanya menunggu pelanggan datang tanpa strategi. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, Ramadhan bisa meningkatkan omzet 2–3 kali lipat dibanding bulan biasa.
Daftar Isi
ToggleKenapa Ramadhan Jadi Momen Emas untuk Keagenan?
Ramadhan memiliki karakteristik unik dalam perilaku konsumen:
- Pengeluaran meningkat drastis
- Transaksi pembayaran rutin tetap berjalan
- Aktivitas belanja online naik
- Banyak kirim uang ke keluarga
- Tarik tunai THR meningkat
- Pembelian pulsa & paket data melonjak
Artinya, permintaan terhadap layanan keagenan seperti pembayaran tagihan, transfer uang, top up e-wallet, dan tarik tunai akan meningkat.
Jika Anda bisa membaca momentum ini dengan benar, peluang untuk maksimalkan keuntungan keagenan saat Ramadhan sangat besar.
Strategi Maksimalkan Keuntungan Keagenan Saat Ramadhan
Berikut strategi konkret yang bisa diterapkan:
1. Siapkan Modal dan Likuiditas Lebih Awal
Kesalahan fatal agen saat Ramadhan adalah kehabisan saldo deposit atau uang cash.
Tipsnya:
- Tambahkan saldo deposit minimal 2x dari bulan biasa
- Siapkan uang cash untuk layanan tarik tunai
- Buat estimasi kebutuhan berdasarkan data tahun sebelumnya
Jangan sampai pelanggan datang untuk bayar listrik atau tarik tunai THR, tapi Anda menolak karena saldo kosong.
2. Perluas Layanan, Jangan Hanya Jual Satu Produk
Untuk maksimalkan keuntungan keagenan, Anda harus menjual lebih dari satu layanan.

Contoh kombinasi yang powerful saat Ramadhan:
- PPOB (listrik, PDAM, BPJS)
- Transfer antar bank
- Tarik tunai mini ATM
- Top up e-wallet
- Pembelian pulsa & paket data
- Pembayaran cicilan
Semakin lengkap layanan, semakin besar peluang transaksi tambahan (cross selling).
Baca juga: Mini ATM untuk Tarik Tunai THR di Bulan Ramadhan
3. Perpanjang Jam Operasional
Saat Ramadhan, pola aktivitas berubah. Banyak orang justru transaksi setelah tarawih atau menjelang sahur.
Jika memungkinkan Anda bisa buka lebih malam untuk optimalkan jam setelah berbuka lalu informasikan jam operasional di media sosial. Keagenan yang fleksibel jam buka cenderung lebih unggul.
4. Optimalkan Promosi Lokal
Untuk benar-benar maksimalkan keuntungan keagenan saat Ramadhan, promosi harus agresif tapi tepat sasaran.
Beberapa ide sederhana:
- Broadcast WhatsApp ke pelanggan lama
- Posting rutin di grup Facebook lokal
- Pasang spanduk besar di depan konter
- Gunakan kata “Ramadhan” dan “THR” dalam promosi
Ramadhan adalah momen emosional. Gunakan pendekatan persuasif tapi tetap informatif.
Maksimalkan Keuntungan Keagenan Lewat PPOB
Salah satu model keagenan paling stabil saat Ramadhan adalah PPOB (Payment Point Online Bank). Melalui aplikasi seperti Fastpay, agen bisa menyediakan berbagai layanan pembayaran dalam satu sistem.

Kenapa PPOB Sangat Potensial Saat Ramadhan?
Karena kebutuhan masyarakat tetap berjalan bahkan meningkat:
- Bayar listrik sebelum mudik
- Bayar cicilan agar tenang Lebaran
- Top up saldo belanja online
- Transfer uang ke kampung halaman
Cara Menjadi Agen PPOB Lewat Fastpay
Untuk Anda yang ingin serius memaksimalkan keuntungan keagenan, menjadi agen PPOB adalah langkah strategis.
Langkah umumnya:
- Daftar sebagai mitra melalui aplikasi Fastpay
- Lengkapi data dan verifikasi
- Deposit saldo awal
- Aktivasi layanan PPOB
- Mulai melayani transaksi
Keunggulannya:
- Satu aplikasi, banyak layanan
- Fee dari setiap transaksi
- Bisa dijalankan dari rumah atau konter kecil
- Modal relatif fleksibel
Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mulai karena traffic tinggi mempercepat balik modal.
FAQ
Karena perputaran uang meningkat drastis. THR cair, kebutuhan belanja naik, pembayaran tagihan tetap berjalan, dan transaksi digital meningkat. Volume transaksi lebih tinggi berarti peluang fee lebih besar bagi agen.
Minimal 1,5 hingga 2 kali lipat dari rata-rata transaksi bulanan. Jika biasanya deposit Rp5 juta, pertimbangkan menambah menjadi Rp7–10 juta agar tidak kehabisan saldo saat peak season.
Sangat relevan. Tidak semua masyarakat nyaman menggunakan mobile banking atau e-wallet sendiri. Banyak yang tetap membutuhkan agen sebagai perantara transaksi, terutama di wilayah pemukiman.
Gunakan momentum kata kunci seperti “Tarik Tunai THR”, “Bayar Listrik Tanpa Antre”, atau “Transfer Cepat untuk Mudik”. Kombinasikan promosi offline (spanduk) dan online (WhatsApp, media sosial lokal).
Kesimpulan
Maksimalkan keuntungan keagenan saat Ramadhan bukan tentang keberuntungan, tapi tentang strategi. Ramadhan adalah momen high season dengan lonjakan transaksi di berbagai sektor pembayaran dan keuangan.
Dengan menambah saldo dan likuiditas dan memperluas layanan, Anda bisa mengubah Ramadhan menjadi bulan dengan omzet tertinggi dalam setahun.
Ingat, Ramadhan selalu datang setiap tahun. Yang membedakan hasilnya bukan momennya, tapi strategi Anda dalam memanfaatkannya.
